Posted on November 29th, 2011 by
kawasan in
kawasan perbatasan
Lalu, pertanyaannya, mengapa Australia memerlukan Amerika Serikat untuk menjamin keamanannya? Sebagai negara benua yang berbatasan dengan Benua Antartika di selatan, Australia sejak awal selalu memersepsikan musuh bagi negaranya akan datang dari utara. Dr Paul Dibb, akademisi dari Lembaga Pertahanan, Australian National University, yang pada tahun 1980-an diminta membuat laporan tentang peninjauan pertahanan Australia, sama sekali tidak mencantumkan Indonesia sebagai ancaman.
...
Read More
Posted on November 20th, 2011 by
kawasan in
kawasan perbatasan
Ketika Perang Dingin berakhir, muncul kekuatan baru global dengan wajah multipolar. Inilah faktor lain yang memengaruhi jalannya perimbangan kekuatan adidaya di tengah globalisasi. Perilaku lama AS tak lagi mengena. Keputusan Amerika dalam penjualan sistem persenjataan dan rudal senilai 6,4 miliar dollar AS ke Taiwan jelas menimbulkan rasa tidak suka pada China.
...
Read More
Posted on November 15th, 2011 by
kawasan in
kawasan perbatasan
Di sekitar kawasan kepulauan Spratly sebenarnya ada kerja sama kawasan yang mencoba membangkitkan kerjasama di antara negara negara yang memiliki kepentingan di kawasan ini misalnya ada Asean ada Asean plus Enam, perkumpulan Asia Timur (EAS) dll yang pada hakekatnya itu mengajak para stake holder baik itu para pejabat, pebisnis, dan akademisi dipersatukan lewat kerjasama Asosiasi Lingkar kawasan untuk Kerja Sama Kawasan, khususnya untuk menjajaki berbagai potensi kerja sama. Salah satu tujuannya...
Read More
Posted on November 4th, 2011 by
kawasan in
kawasan perbatasan
Khadafy adalah salah satu pemimpin yang sungguh mengingatkan kita pada proklamator itu. Cara hidup hingga keberaniannya merobek surat sanksi di depan Majelis Umum PBB mengingatkan kita pada Soekarno yang mengkritik Amerika di forum yang sama. Namun, sejarah memberi mereka nasib berbeda. Soekarno berkeras melaksanakan demokrasi dan juga berahir dalam pola yang hampir serupa
...
Read More
Posted on October 23rd, 2011 by
kawasan in
kawasan perbatasan
kasus Khadafy ini sekaligus membuat kita harus bertanya. Benarkah kedaulatan sebuah negara dihargai dunia? Ini merujuk pada dalam dan mengakarnya peran Barat di balik penjungkalan hingga pembunuhan Khadafy. Benar bahwa Khadafy kejam. Namun, apakah kekejaman itu melegitimasi campur tangan pihak luar untuk menjalankan skenario penggulingan yang tersamar dengan mandat Dewan Keamanan PBB
...
Read More
Posted on October 18th, 2011 by
kawasan in
kawasan perbatasan
Pada masa-masa berikutnya (tahun 2002-2007) Persoalan T.Datu seolah senyap, sesekali muncul wacana untuk mengusulkan lagi agar T.Datu diangkat lagi ke permukaan, tetapi karena personil yang terus berubah malah wacana dari tahun 2007-2010 wacana yang berkembang justeru sebaliknya yakni agar klaim T.Datu di lepaskan saja.
...
Read More
Posted on October 9th, 2011 by
kawasan in
kawasan perbatasan
Indonesia akan kehilangan 1500 ha atau tepatnya 1499 ha di Temajok atau Tanjung Datu. Berita itu kemudian di tanggapi oleh berbagai pihak, dan kemudian seperti di duga maka jadilah “geger berita” terkait perbatasan.
...
Read More
Kalau dilihat dari kebutuhan Sumber Daya Energi China, maka apapun upaya pasti dilakukan China demi mengamankan kepentingan Nasionalnya dan itu mereka percayai ada di Laut China Selatan. Sehingga bagi China Laut China Selatan adalah wilayah yang perlu “diamankan”. Hal itu terlihat dari tulisan Long Tao, analis lembaga pemikir pemerintah, China Energy Fund Committee, dalam artikelnya yang menghebohkan di surat kabar milik partai komunis China, The Global Times,
...
Read More
Posted on September 25th, 2011 by
kawasan in
kawasan perbatasan
Faktanya memperlihatkan konflik yang bermula dari perbatasan adalah persoalan kawasan yang cukup menonjol dewasa ini. Yang terahir kita lihat adalah konflik batas antara Thailand-Kamboja. Indonesia sebagai ketua Asean 2011, juga tidak mempunyai banyak opsi, kecuali untuk mengajak agar kedua negara yang berkonflik untuk lebih memilih cara-cara damai daripada menggunakan kekerasan dengan senjata. Asean hanya bisa memberikan “fasilitasi” yang tidak memihak dan berharap kedua negara bisa menemuk...
Read More
Pihak Malaysia tidak pernah memberikan tolerasi meskipun sedikit; dan itu berlaku terhadap semua perundingan batas dengan Negara itu. Misalnya ketika dua Negara sepakat untuk mendirikan titik nol bersama, antara provinsi Kalimantan Barat dan Sarawak di Jagoi Babang-Serikin, padahal hanya titik simbolis saja, tanpa ada arti apa-apa, dan kedua Negara dalam perundingan sebelumnya sudah sepakat pula. Tapi pada saat akan dilaksanakan pihak Malaysia itu malah mengulur waktu, dengan alasan di wilayah i...
Read More