Meteorologi Maritim dan perairan Laut.

Konstelasi, persebaran letak, ukuran, bentuk fisik dan posisi geografi Indonesia termasukk hususnya karena terletak antara benua Asia dengan Australia, dan antara Samudera Pasifik dengan samudera hindia, menjadikan terjadinya proses penting meteorologi dalam bentuk iklim monsun (muson, monsoon), dan hidrooseanografi dalam bentuk dinamika massa air dalam evolusi ekologi indonesia. Dapat disebut antara lain dengan terbentuknya hutan tropika basah yang menutupi sebagian besar daratan wilayah Indonesia dan wilayah berekosistem sabana terutama diwilayah Nusa Tenggara. Secara umum, klimatologi indonesia dapat dikelompokkan kedalam musim hujan (akhir November-April) dan musim kemarau (Mei-Oktober), dengan masa transisi antar keduanya.
Secara lebih rinci Tanner (2002) membagi wilayah Indonesia kedalam 5(lima) wilayah (region) meteorolgi :

Wilayah bercurah hujan tinggi pada musim hujan dan kemarau.
Wilayah bercurah hujan rendah pada musim hujan dan kemarau.
Wilayah bercurah hujan cukup tinggi (sedang) pada musim hujan dan kemarau.
Wilayah bercurah hujan tinggi pada musin hujan dan rendah pada musim kemarau.
Wilayah curah hujan rendah pada musim hujan dan tinggi pada musim kemarau.

Indonesia juga menjadi pusat aliran konvergensi (pumpunan, convergence) udara panas tropika keatas (konveksi, convection) yang ikut mempengaruhi kuat proses anomali meteorolgi dunia El Nino dan La Nina. Masing-masing anomali ini menyebabkan bencana kekeringan berkepenjangan dan hujan berlebihan (banjir dan genangan air) di Indonesia karena terjadinya pergeseran perairan hangatnya (warm pool) yang secara umum dibatasi oleh suhu perairannya yang lebih tinggi dari 28 derajat Celcius. Selain oleh muson, dibagian timur Indonesia khususnya di perairan laut utara Papua Nugini terdapat pusat pertemuan antara dua daerah konvergensi dan disebut daerah konvergensi wilayah antar tropika (intertropical convergence zone, ITCZ). Wilayah ini terletak dibagian utara garis katulistiwa dan konvergensi ini menyebabkan aliran massa udara pada Samudera Pasifik kearah barat.
Aliran massa udara yang bersirkulasi kesegala arah. Sirkulaisi yang dapat melebar, transversal dan lintas lintang (cross latitude) terhadap putaran bumi, yakni yang cenderung berarah kutub-katulistiwa dinamakan sirkulasi Hadley. Dibagian bawah angin mengalir dari kutub ke ekuator, sedangkan dibagian atas angin mengarah sebaliknya. Sementara itu angin yang mengarah timur-barat seirama atau sebaliknya dengan arah perputaran bumi yang bersifat memanjang, longitudinal dan lintas bujur (cross longitude) disebut dengan sirkulasi Walker. Indonesia merupakan wilayah pertemuan kedua arah sirkulasi angin tersebut dan saling pengaruhnya sulit dibedakan atau dipisahkan, sehingga oleh karena itu sirkulasinya disebut dengan sirkulasi Hadley-Walker. Diselatan garis khatulistiwa terdapat aliran massa udara yang disebut dengan daerah konvergensi (pumpunan) wilayah Pasifik Selatan (South Pacific Conveegence Zone, SPCZ) yang berasal dari arah tenggara. Kedua pusat konvergensi ini bertemu diwilayah Indonesia bagian timur-utara. Llahude (2005) menyebut aliran massa air Samudera Pasifik-Samudera Hindia melalui selat-selat pada perairan Indonesia dengan Aus Lntas Indonesia (Arlindo, Indonesian through-flow), dan arus aliran massa air pada perairan Indonesia karena perbedaan monsun (muson, monsoon) dengan arus monsun Indonesia (Armondo), yang mengalir dan berubah arah karena perubahan monsun. Disamping itu juga membuktikan bahwa perairan laut Banda merupakan jantungnya gerakan Arlindo Pasifik-Hindia melalui peraira Indonesia. Perairan Ondonesia merupakan jalur aliran dinamik massa air perairan laut/lautan dunia yang penjelasannya disederhanakan dengan teon sabukberjalan aliran massa air laut dunia (the great ocean conveyer belt, Broeker 1991.
Letak indonesia di daerah khatulistiwa engan karateristik geologi, geografi dan lingkungan hidup yang ada, maka evolusi kehidupan di Indonesia kemudian membentuknya sebagai wilayah yang bukan hanya merupakan daerah beraneka ragam hayati (biodiversity) paling tinggi (megadiversity) didunia, namun juga dikenal memiliki keanekaragaman geologi (geological diversity), serta keaneka ragaman budaya (cultural diversity) yang berupa suku, kebudayaan dan bahasa yang tinggi pula.

One Response to “Meteorologi Maritim dan perairan Laut.”

  • harmen on August 10, 2009

    Kepada Sahabat, kawan, teman para saderek sekalian, komentar anda semua di tunggu, khususnya lagi bari para konco yang suka akan masalah-masalah wilayah perbatasan, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
 
 
  • RSS Harmen Batubara.com

    • Income Infuser Review, Make Money thru Membership Site May 19, 2012
      The guys behind Income Infuser are Dave Nayavich and Darren Salkeld, they invested more than $25,000 into this platform and more than a year putting this thing together to make it work and to offer to the public. The software is custom configured “ Membership Site Out Of The Box Concept” so members can easily upload and be selling with their own sales letter […]
      batubara
    • Membersnap Review, Build Your Niche Membership Websites May 12, 2012
      We all know WITH MEMBERSHIP SITES it will give you incredible results and are a great source of residual monthly cash flow, and with Member Snap all the dream really come thru. Now the choice is yours. Ask yourself what kind of membership website you want to produce. What niche really that market need? Are you just copy your competitor and deliver more? What […]
      batubara
    • Get Cash For Surveys Review May 5, 2012
      Come inside, and you will find there are 288 Surveys available for you! Just join their GetCashForSurvey site, and you will see some of surveys waiting for you! If you need an additional income or extra cash, this is the opportunity! Especially if you love creative work and you are artistic enough, you will have the chance to express your opinion on several […]
      batubara