Kawasan perbatasan, Keseimbangan dan Kekuatan Baru di Asia

oleh harmen batubara

Menurut René L Pattiradjawane Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke China menandai dimulainya pendekatan strategis baru untuk memberikan makna penting bagi Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) yang didirikan tahun 2001. Yang menarik dari perkembangan ini adalah upaya untuk memberikan fondasi SCO tidak hanya pada masalah keamanan yang ditujukan pada perlawanan menghadapi terorisme, separatisme, maupun narkotika saja. Para anggota SCO yang diperluas sampai ke sub-kontinen Asia Selatan dan Asia Barat ini juga mulai memikirkan kemungkinan pembentukan Komunitas Ekonomi Eurasia.

Organisasi Kerja Sama Shanghai saat ini terdiri dari China, Rusia, Uzbekistan, Kazakstan, Tajikistan, dan Kirgistan. India, Pakistan, Mongolia, dan Iran memiliki status sebagai pengamat dalam organisasi ini. Afganistan juga diundang sebagai pengamat dalam KTT SCO 2012 ini. Sementara itu, Belarus dan Sri Lanka adalah mitra dialog organisasi tersebut.

Kekuatan multinasional yang selama ini menguasai sumber energi global akan kehilangan peranannya, mulai dari Irak sampai Afganistan di tepian Asia Barat. Gagasan untuk menciptakan proyek Jalan Sutra baru yang menghubungkan kawasan Eropa, Asia Tengah bagian selatan, dan India akan segera tergantikan oleh berbagai rencana yang disiapkan SCO.

Kita akan melihat SCO sebagai kekuatan yang tumbuh membangun hubungan negara-ke-negara yang sama sekali baru dengan mekanisme tatanan internasional yang seimbang dan adil. Kekuatan China dan Rusia saja sudah cukup menjelaskan posisi mereka di Suriah dan Iran, dan perubahan Afganistan akan menghadirkan keseimbangan dinamis yang berbeda di bawah AS.( Kompas 9 juni 2012).

Misi Damai AS di Kawasan Asia

Dengan rencana di tariknya kekuatan AS dari Afganistan, pemerintah Amerika Serikat bermaksud untuk memperkuat dan melebarkan kerjasamanya ke Asia Tenggara, khususnya untuk membawa misi perdamaian, kesejahteraan, dan kemanusiaan. AS juga mengajak negara-negara di Asia Tenggara bergandengan tangan memecahkan persoalan-persoalan dunia di masa depan. ”Kami peduli dengan persoalan pendidikan, kerusakan lingkungan, bencana alam, kesehatan, perdagangan manusia, krisis air, dan ketahanan pangan,” kata Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN David L Carden.

Hal itu terungkap dalam diskusi panel melalui konferensi video bertema ”US Foreign Policy Towards South East Asia”, di Pusat Kebudayaan AS @america, Jakarta, Kamis (7/6) malam. Diskusi itu menghadirkan panelis dari Carnegie Endowment for International Peace dan sejumlah pengamat politik internasional dari Indonesia. Dalam kesempatan itu, David juga menyinggung tentang kebijakan militer AS di Asia, menyusul penempatan 2.500 pasukan marinir di Darwin, Australia. Penempatan itu tidak berkaitan dengan sengketa Laut China Selatan, tetapi misi kemanusiaan terkait bencana alam.(kompas, 9 juni 2012).

Salah paham dan mengedepankan Dialog

Namun, sejumlah negara dan media Asia salah paham. Mereka menilai penempatan pasukan itu sebagai upaya meredam sengketa Laut China Selatan. ”Di Asia kerap terjadi bencana alam, terutama gempa bumi. Kami ingin membantu Asia menanggulangi itu. Salah satunya dengan mengenalkan teknologi alat pendeteksi gempa dan membangun pusat manajemen gempa di Asia,” kata David.

Wakil Presiden Carnegie Endowment for International Peace Douglas H Paal mengemukakan, China saat ini memang bertumbuh menjadi kekuatan Asia dan menjadi perhatian AS. Hal itu menjadi salah satu alasan Presiden AS Barack Obama memerhatikan Asia. Namun, pendekatan yang diambil bukan dengan cara militer, tetapi membangun dialog dan kerja sama dengan China.

”AS memang melakukan pendekatan yang berbeda di Timur Tengah, yaitu pendekatan militer, karena mereka tidak dapat diajak berdialog dan bekerja sama. Selain itu, di kawasan tersebut AS berupaya memberantas kelompok teroris yang mengancam perdamaian dunia,” kata Paal. Hal senada pernah juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon, ketika dia menjadi pembicara utama dalam ASEAN Business and Investment Summit di Nusa Dua, Bali, Jumat (18/11.2011). Sebagai bentuk integrasi kawasan, ASEAN jangan hanya mengejar aspek ekonomi, tetapi harus hirau pada isu-isu sosial kemanusiaan. Oleh sebab itu, ASEAN diingatkan, terutama soal kelalaiannya, tentang aspek sosial dan pemerataan termauk tingginya kematian ibu dan anak di dunia dan ini patut menjadi salah satu isu kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian.

Kerja sama ASEAN dibangun dalam tiga pilar yakni pilar ekonomi, politik keamanan, dan sosial kebudayaan. Pilar ekonomi mencatat kemajuan paling cepat. Hal yang kini tengah dan sedang dibangun adalah upaya untuk memaksimalkan pilar lain, misalnya kontak antarwarga, yang lebih banyak mengedepankan aspek sosial budaya”. Kawasan ini perlu dikelola dengan pola Dialogis, mengembangkan komunikasi dan kepentingan bersama sebagai dasar dari solusi? Kalau AS saja mau mengedepankan semangat dialog, tentu saja kita berharap China juga mau mengedepankan cara-cara dialog dalam memecahkan persoalan tumpang tindih klaim kepemilikan di kepulauan Spratly, Laut China Selatan.

 

 

Rujukan Untuk Bisnis CPA

Cukup Dengan Memasukkan Nama dan Email Anda

Your Privacy is SAFE!

2 Responses to “Kawasan perbatasan, Keseimbangan dan Kekuatan Baru di Asia”

  • kawasan on June 18, 2012

    Setelah Amerika mengatakan akan keluar dari Afganistan, mereka kemudian memperkuat kehadirannya di Asia. Mereka datang dengan cara dialogis dan tidak seperti yang mereka lakukan di Timur tengah. Cara militer mereka gunakan di Timur Tengah karena menurut mereka di sana memang tidak ada budaya dialogis? Sebagai penghuni kawasan kita tentu berharap agar di kawasan ini yang mengemuka adalah cara-cara dialogis..harapan kita China juga mau mempraktekkan cara dialogis itu dalam menyelesaikan masalah klaim di kepulauan Spratly Laut China Selatan.
    kawasan recently posted..Kawasan perbatasan, Keseimbangan dan Kekuatan Baru di AsiaMy Profile

  • Search Marketing Coach on June 19, 2012

    Hello Website Owner! I really like your website. I noticed you were using WordPress. I am a web business developer. I figure I’d share a tip with you. There is a WordPress plugin I use on my own websites that will help you drastically increase your traffic – guaranteed. If you’re serious about making money online, check out http://tinyurl.com/6n8cove. Keep up the quality work! – Doug D.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge