Persoalan sosial dan ekonomi, seperti keterbatasan transportasi, pasokan kebutuhan pokok, bahar bakar, listrik, dan telekomunikasi, pada umumnya dialami penduduk yang tinggal di pulau-pulau kecil terluar, seperti di Pulau Miangas, Marore, Kabupaten Talaud, dan bahkan di hampir semua pulau kecil terluar, seperti di Pulau Laut atau Sekatung, Kepulauan Riau.
...
Read More
Kota Agung, KompasPerambahan hutan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan di Lampung dan Bengkulu masih terus berlangsung. Hingga kini, hutan yang ditebang untuk dijadikan kebun penduduk sekitar 57.000 hektar dari total 356.800 hektar luas taman nasional itu.
...
Read More
Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengunjungi pulau terluar Miangas, di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) 30 April 2010-1 Mei 2010, dalam rangka memantau kondisi keamanan di bagian utara Indonesia itu.
...
Read More
Selama ini kita tidak mengenal adanya sabuk pengaman atau sabuk hijau yang sengaja di desain untuk pengamanan wilayah, atau dalam hal ini Taman Nasional. Kita hanya tahu ad ataman nasional di suatu wilayah, padahal sering sekali kita tidak tahu mana batas-batasnya.
...
Read More
Posted on April 17th, 2010 by
kawasan in
kawasan perbatasan,
perbatasan
Baru saja kita melihat perdana Menteri (PM) Vietnam Nguyen Tan Dung membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Gedung Nation Convention Center, Hanoi, Vietnam, Kamis (8/4). Upacara pembukaan itu juga dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ny Ani Yudhoyono.
...
Read More
Konflik, ketidakamanan, dan ketidakstabilan politik masih menjadi kendala utama bagi pembangunan regional Asia, termasuk juga di ASEAN. Pemerintah dan segenap lapisan masyarakat seharusnya bekerja sama untuk mencegah dan mengatasi konflik itu. Demikian inti gagasan dari tiga pembicara kunci dalam pembukaan simposium publik bertajuk ”World Development Report 2011: Lessons Learned from Conflict and Fragile Situations in Asia” di kantor Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin (5/4).
...
Read More
Perusakan tanaman dan kehidupan di Pulau Kalimantan ternyata berlangsung sistematis selama hampir 50 tahun terakhir. Hal ini terlihat dari eksploitasi hutan yang dilakukan habis-habisan dan pengerukan tambang besar-besaran. Sampai tahun 80-an, jutaan hektar hutan Kalimantan dibabat oleh pemegang hak pengusahaan hutan (HPH). Setelah era itu berakhir, kini sekitar 200 juta ton batu bara dikeruk tiap tahunnya
...
Read More