Tentang Saya
Anda bisa kontak saya lewat email: harmenbatubara@gmail.com
Yang enak itu adalah kalau anda mengerjakan pekerjaan yang anda senangi. Ya kan? Kalau pekerjaan itu memang kita
senangi tentu saja kita tidak merasa tertekan dalam melakukannya; malah sebaliknya sangat senang, dan senang. Saya pernah hidup dalam disiplin militer..disiplin TNI..sungguh… kalau seseorang tidak senang jadi militer maka percayalah, hidupnya akan tertekan, kering sampai mati. Bayangkan..rutinitasnya luar biasa..anda sudah harus bangun sejak jam 04.00 pagi, mungkin anda mempersiapkan segala sesuatunya, sholat, sarapan dan kemudian ke lapangan, ke tempat apel pagi.Anda sudah harus di sana 15 menit sebelum jam apel, tepatnya jam 07.00; prosesnya akan terus berjalan, bagai air mengalir.
Waktu apel memerlukan waktu sampai setengah jam; kemudian diikuti oleh senam pagi; latihan fisik; latihan ketrampilan dll. Barulah setelah jam 10.00 rutinitas itu selesai, untuk dilanjutkan dengan kegiatan sesuai tugasnya masing-masing dan semua itu sampai jam 14.30 untuk kemudian memasuki apel siang. Tugas itu belum akan habis, barulah nanti setelah apel malam jam 21.00 tugas hari itu dianggap selesai. Anda bisa bayangkan; betapa ketatnya jadwal yang dijalani oleh seorang prajurit; dan jelas semua prose situ akan membuat mereka “matang” dalam pengabdiannya. Saya telah melewati itu selama 30 tahun dan sungguh saya sangat menikmatinya.
Tapi masa itu sudah berlalu, kini saya adalah seorang penyaji informasi, maksudnya bukan hanya sekedar Blogger. Banyak sahabat yang bertanya pada saya, bang? Apa sih enaknya buat site atau Blog itu? Atau seperti ini. Bang Apakah abang dapat uang dari kegiatan seperti itu? Sebenarnya sih itu suatu pertanyaan biasa. Terlebih lagi bagi mereka yang belum mengenal “sisi bisnis” di balik kegiatan blogging ini. Terus terang untuk sisi bisnisnya,kemungkinannya sungguh luar biasa. Hanya langilah yang jadi pembatasnya. saya mengambil “segmen” bukan hanya di dalam negeri tetapi di juga di luar Indonesia. Kalau mau lihat seperti apa? Lihat disini www.harmenbatubara.com atau www.bisnetreseller.com, saya membidik pasar ke Amerika dan Kanada atau ke manca negara.
Bagi saya dunia tulis menulis ini sebenarnya sudah bagian dari hidup saya. Sejak saya mahasiswa di tahun 1975-1979 an di Yogyakarta, saya sudah mencari uang dari menulis. Yah menulis di harian atau surat kabar. Pada masa itu belum ada, computer, yang ada baru mesin tik; itupun mesin tik kelurahan. Sebenarnya juga, menulis bukanlah bakat bawaan saya, jadi waktu itu menulis hanya semata-mata untuk cari uang. Bayangkan wesel saya waktu itu hanya sebesar Rp 1000 (seribu rupiah) perbulan, harga beras saat itu Rp30/kg. Sebagai mahasiswa, maka peluang cari uang yang terbuka adalah menulis ini. Jadi idenya waktu itu, hanya menulis..menulis..menulis dan menulis. Nyatanya setelah enam bulan bertapa dan mengasah kemampuan menulis; barulah tulisan saya dimuat di Koran dua mingguan “Komponen” Yogyakarta. Senangnya bukan main, honornya waktu itu Rp500; honor itu saya berikan pada anak pak lurah saya. Sungguh suatu kegembiraan tiada duanya. Dua minggu dari itu, tulisan saya dimuat oleh Sinar Harapan Jakarta, honornya Rp22.500. (bayangkan hampir 1000 kg/ satu ton beras). Sekarang Kompas hanya membayar tulisan yang sama antara 350.000 sampai 750.000 atau setara maksimal dengan 100 kg beras. Beda sekali kan? Nah waktu itu, boleh dikatakan hampir tiap bulannya saya mampu menghasilkan uang honor antara 22.500 sampai dengan 32.500/bulan. Bayangkan teman saya yang anak Bupati, weselnya satu bulan hanya 25.000 rupiah. Saya yang tadinya hanya berbekal sepeda butut dari pasar Pakualaman, dan mondok di pinggir Kalicode, Gondolayu, pada waktu itu bisa beli motor Honda C-70, dan tinggal di Jetisharjo persis di depan STM (FKT-Geologi UGM) waktu itu. Rasanya sungguh menyenangkan. Menurut saya itu suatu pencapaian yang tidak biasa.
Nah sekarang, setelah saya bebas tugas dari Militer, saya melihat peluang yang sama di dunia “bisnis informasi” website atau Blogging; teman saya misalnya seperti John Chow dari Canada, bisa berpenghasilan ratusan ribu dollar per bulan; begitu juga Michael David, Yaro starack; Stirling Stuart…dan masih banyak lagi…saya tidak bisa bayangkan…uang sebesar itu..makanya gaya hidup mereka memang gaya Live style dot Com, kerja dimana saja dan darimana saja…bisa dari jet atau Yacht pribadinya atau bisa dari resortnya…sungguh luar biasa… Hanya saja saya punya kesenangan dalam bidang wilayah perbatasan dan sekarangpun Kemdagri masih menjadikan saya sebagai staf khusus mereka terkait perbatasan, maka saya buat www.wilayahperbatasan.com juga saya senang dengan pertahanan maka saya buat www.wilayahpertahanan.comdan juga www.kawasanperbatasan.com. Karena itu kalau ada kawan atau sahabat yang mau membangun “kerajaannya” di dunia maya…maka monggo mawon..mari kita berbisnis ke dunianya para pemilik uang di dunia ini…dan jangan lupa semua usaha itu hanyalah upaya, adalah doa, adalah bagian dari evaluasi…yang kesemuanya itu adalah wilayah kekuasaanNYA…tanpa restu sang Khalik maka percayalah tidak akan ada yang bisa terjadi…selembar daunpun…baru akan jatuh…kalau sudah ada izinNYA dari surga..
Ingin mencoba peruntungan dan berbisnis di internet? Atau ingin memiliki penghasilan dari bisnis internet tapi kemudian masih ragu atau belum punya gambaran untuk memulainya dari mana? Atau sudah tahu cara memulainya, tetapi belum tahu produk apa yang mau anda coba? Kalau anda berpikir seperti itu? Memang cara yang paling cocok untuk anda memulainya adalah dengan cara bisnis affiliasi. Anda mencari produk yang baik dan di butuhkan orang. Beli produk tersebut dan sekaligus jadilah affiliasinya; jualkan produk tersebut, dan anda akan memperoleh komisi. Sederhanakan?
Nama saya Harmen Batubara, saya tinggal di Bandung. Saya membuat site Kawasan Perbatasan, melengkapi site yang saya punya yakni Wilayah Pertahanan.Com, Wilayah perbatasan.Com karena saya memang senang dengan wilayah itu.
Sebab di wilayah itulah saya menapaki karir saya.
Dunia saya adalah gabungan antara professional “map making” dengan militer, saya memiliki es satu dari Geodesi UTG, MBA saya dari Leycester University. Sejak selesai es satu saya masuk militer dan menekuninya dengan sepenuh hati. Saya bangga jadi tentara dan sangat menikmatinya. Karena itu saya sangat familier dengan wilayah NKRI dari sabang hingga Merauke dan dari Miangas ke pulau Dana.
Saya Juga Suka di Kompasiana
Khususnya di wilayah perbatasan anatar RI-Malaysia di Kalimantan, rasanya jejak kaki saya di sana, sudah menapak mulai dari Tanjung Datu hingga ke pulau Sebatik, begitu juga di Papua, mulai dari Wutung hingga ke pantai selatan Merauke dan juga di Dili, di perbatasan antara RI-RDTL, begitu juga di perbatasan lautnya. Karena itu saya membuat beberapa website tentang Wilayah Perbatasan. Begitulah, saya berharap anda akan jadi teman saya, dan mari berbuat sesuatu demi wilayah, kawasan perbatasan dan wilayah pertahanan NKRI yang lebih baik.


