Posted on February 3rd, 2012 by
kawasan in
kawasan perbatasan,
perbatasan
Menurut Yasuhiro Nakasone, Presiden Kehormatan Forum Parlemen Asia Pasifik (APPF). Kawasan Asia Timur dan Pasifik barat punya tradisi hidup berdampingan secara damai dan penuh kompromi. Mereka menolak hegemoni dan kebijakan yang berpihak kepada negara besar. ”Saya selalu ingat percakapan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Henry Kissinger tentang perspektif Asia dan Eropa. Kami memakai analogi cat minyak dan tinta. Asia lebih cocok dengan tinta karena memberi banyak ruang terbuka dan le...
Read More
Yang jelas kita melihat Kepulauan Riau khususnya di sekitar kepulauan Natuna, kehadiran TNI kita sama sekali masih jauh dari yang diharapkan. Kita tidak melihat adanya meriam pantai di sana, tidak pula ada Arhanudri; dia merupakan daerah operasi I bagi AL dengan fokus kehadiran mereka ada di Belawan; sementara untuk AU dia termasuk KOOP I dengan kekuatan kehadirannya ada di Jakarta. Demikian juga dengan TNI AD dia termasuk wilayah Kodam I/Bukit Barisan dengan gelar utama ada di Medan, sementara ...
Read More
Posted on January 23rd, 2012 by
kawasan in
kawasan perbatasan,
perbatasan
Indonesia dan ASEAN mendapat jaminan dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri Australia Julia Gillard bahwa penempatan tentara AS di Darwin, Australia, tidak dimaksudkan untuk mengganggu negara tetangga di kawasan. Pasukan AS itu, menurut Obama dan Gillard, disiapkan untuk program latihan dan mempercepat pengerahan bantuan guna keperluan penanganan bencana alam.
”Presiden Obama secara resmi menyampaikan, tak ada niat apa pun untuk mengganggu negara tetangga Australia. PM ...
Read More
Posted on January 16th, 2012 by
kawasan in
kawasan perbatasan,
perbatasan
Sejumlah isu dibicarakan dalam pertemuan yang berlangsung empat hari. Kemarin dibicarakan isu kerja sama penanganan bencana, penggunaan nuklir untuk kepentingan damai, serta perubahan iklim. Sidarto Danusubroto, wakil ketua delegasi Indonesia, menuturkan, insiden pembangkit listrik tenaga nuklir Jepang di Fukushima Daiichi, Maret 2011, menunjukkan, tenaga nuklir masih menjadi ancaman serius. Namun, insiden itu tak perlu menghambat penggunaan nuklir untuk keperluan damai.
...
Read More
Pihak Malaysia tidak pernah memberikan tolerasi meskipun sedikit; dan itu berlaku terhadap semua perundingan batas dengan Negara itu. Misalnya ketika dua Negara sepakat untuk mendirikan titik nol bersama, antara provinsi Kalimantan Barat dan Sarawak di Jagoi Babang-Serikin, padahal hanya titik simbolis saja, tanpa ada arti apa-apa, dan kedua Negara dalam perundingan sebelumnya sudah sepakat pula. Tapi pada saat akan dilaksanakan pihak Malaysia itu malah mengulur waktu, dengan alasan di wilayah i...
Read More
Belakangan ini kembali kita dihawatirkan oleh munculnya sengketa antarnegara di kawasan Asia Tenggara, dan sekaligus menjadi cobaan besar bagi Indonesia sebagai Ketua ASEAN tahun 2011. Tetapi sesungguhnya sengketa batas dan perbatasan ada dimana-mana Kita bisa mulai dari Thailand-Kamboja, sebab sengketa perbatasan Thailand-Kamboja sudah mengemuka sejak lama dan khususnya sejak tahun 2008-2011. Insiden April-Mei 2011 bahkan memakan korban sipil dan memaksa lebih dari 85.000 orang mengungsi, terb...
Read More
Thai dan Kaboja berbeda dalam melihat solusi bagi perbatasan mereka
Thai dan Kaboja berbeda dalam melihat solusi bagi perbatasan mereka, sebab memang kondisinya yang berbeda pula. Secara hukum Internasional Kamboja banyak diuntungkan, dan sebaliknya Thailand. Persoalannya adalah Thailand tidak bersedia menerima “pakem yang ada” tetapi ingin agar konflik batas dilihat secara lebih realistis sesuai dengan dinamika dan sejarah yang melekat dengannya. Hal itu pulalah yang menyebabkan Thailand kurang berkenan dengan kehadiran pihak ke-3. Begitu juga dengan penolakan Thailand atas kesepakatan yang dicapai dan diprakarsai Ketua ASEAN Menlu RI Marty Natalegawa soal pembentukan tim pemantau militer harus dilihat secara lebih seimbang dan jangan langsung melihat hal seperti ini sebagai penolakan Thailand atas mediasi Asean.
Click here for more >>
Posted on July 19th, 2011 by
kawasan in
Forum Perbatasan,
perbatasan
Bagaimana cara kita mewujudkan prediksi itu jadi kenyataan? Berhubung sumber daya alam suatu saat akan habis, Indonesia masa depan haruslah jadi negara yang ditopang sumber daya manusia yang kuat di sektor pemerintah, swasta, wirausaha, parlemen, dan aparat hukum. Di bidang infrastruktur lunak, peningkatan kualitas pendidikan dan sarana kesehatan adalah penting.
...
Read More